Soal: telah diketahui secara umum bahwa ilmu syar’i bergandengan dengan amal. lantas apakah hukum syariat bagi seseorang yang tidak mempelajari ilmu dengan alasan sikapnya yang  menyepelekan amal, apakah pendapat ini benar atau tetap wajib atasnya belajar walaupun seperti ini sikap dirinya ?

Jawab: Meninggalkan belajar karena takut akan menyepelekan amalan merupakan tipu daya setan untuk menyesatkan anak adam.Yang wajib bagi seorang muslim adalah mencari ilmu yang bermanfaat serta beramal shalih, Rasulullah n  bersabda:

 « طلب العلم فريضة على كل مسلم »

“Mencari ilmu itu wajib atas setiap muslim”

« من سلك طريقًا يلتمس فيه علمًا سهل الله له به طريقًا إلى الجنة »

“Barangsiapa yang menempuh suatu jalan yang ia cari padanya ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju jannah”

Dan tidak diketahui adanya sikap melantarkan belajar ilmu dengan hujah yang terbantah ini kecuali dari orang -orang sufiyah yang tersesat. Sehingga yang wajib adalah tidak memperdulikan sikap ini dan menyambut sikap untuk belajar ilmu yang bermanfaat