Sesekali, kita perlu mencoba untuk menengok keajaiban alam disekitar kita. Sebab dengan melimpahnya ciptaan  allah dan beraneka ragam keindahan yang ada, akan menjadikan bertambah kokohnya Iman kita. Kita akan tahu betapa besarnya karunia Allah, dan betapa sempurnanya ilmu Allah dan kemampuan-Nya. Dalam diri kitapun telah ada tanda kebesaran ciptaan Allah, bagi siapa yang mau memikirkannya. Allah telah berfirman :

“dan pada diri kalian, tidakkah kalian memerhatikan”[Adz Dzariyat : 21]                  

                Perhatikanlah, Allah l telah menciptakan tubuhmu dengan sebaik penciptaan. Allah ciptakan bagian-bagiannya secara sempurna, sesuai kebutuhan dan kegunaan. Ada yang berjumlah satu, sepasang, atau lebih darinya, semuanya berfungsi tanpa ada yang sia-sia.

Allah ciptakan kepala, lidah, hidung, dan kemaluan berjumlah satu. Sebab, kita tidak membutuhkan lebih dari jumlah itu. Melebihkan jumlah adalah bentuk penyia-nyiaan, dan  sekiranya hal itu Allah lakukan pada makhluknya, maka mereka pasti menjadi susah dan terbebani dengannya . Andai seorang memiliki dua kepala, tentu badan akan terbebani dengan berat kedua kepala tersebut. Terlebih ketika seseorang hanya menggunakan satu kepala untuk makan, mendengar, berbicara, melihat, dan tidak mengfungsikan kepala yang lain, tentulah tidak ada faidahnya penciptaan seorang dengan dua kepala. Sebaliknya, jika keduanya dapat dipakai untuk mendengar, melihat, berbicara, dengan pendengaran yang sama, penglihatan yang sama, ucapan yang sama, tentu ini adalah tambahan yang tidak berfaedah, dan tidak efesien pula. Bagaimana pula seandainya dua kepala itu memiliki akal dan pemahaman yang berbeda, masing-masing memiliki keinginan dan pendapat yang berbeda, tentu akan saling berselisih keadaan orang tersebut, manakah keputusan yang akan diambil dari dua pikiran ini?.

Demikian pula jika seseorang dikaruniai dua lidah. andai kedua lidah tersebut berucap dengan ucapan yang sama, maka tidak berfaidah  penciptaan lisan dengan jumlah dua, sebab ini adalah ciptaan yang berlebihan dan tidak efisien. Andai pula keduanya dapat berbicara dengan dua macam pembicaraan yang berbeda dalamwaktu yang sama, maka orang yang mendengar akan bingung dan tidak mampu mengetahui mana yang diambil sebagai patokan ucapan yang benar dari orang tersebut.

Adapun bagian tubuh yang berjumlah dua, seperti tangan, kaki, mata, bibir, telinga, itu semua diciptakan selaras dengan kebutuhan manusia, dan sesuai dengan keindahan ciptaan Allah. Andai Allah ciptakan manusia dengan satu mata, atau satu bibir maka sungguh manusia tersebut menjadi ciptaan yang buruk rupa. Sepasang mata dan bibir adalah keindahan ciptaan Allah bagi manusia. Adapun sepasang tangan dan kaki, maka itu adalah jumlah anggota tubuh yang tepat dan sangat dibutuhkan manusia. Kemaslahatan hidup manusia tidak akan dapat tercapai dengan penciptaan satu tangan atau kaki. Cobalah kita renungkan, tentang seseorang yang terpotong salah satu kaki atau tangannya, bagaimana keadaan hidupnya dan kelemahan dirinya?mampukah dia melakukan pekerjaan secara sempurna. Jawabannya adalah tidak akan mampu berbuat pekerjaan secara sempurna, sehingga merekapun tidak dibebani sama dengan beban orang yang normal dalam menjalankan sebagian syariatnya. Bagaimana sekiranya jika Allah ciptakan manusia dengan tangan lebih banyak dari jumlah dua, tiga, empat atau lebih dari itu. Tentulah manusia akan susah dengan beban tangan yang harus dibawa kemana-mana, manusia juga akan kesusahan gerak dan akan berkurang kelincahannya serta keindahannya. Allah telah berfirman :

 “dan sungguh kami telah ciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya”

            Oleh karena itu jangan sampai kita berandai-andai supaya Allah memberikan tambahan jumlah anggota tubuh bagi kita. Pasti kita akan susah karenanya, dan hendaknya kita bersyukur dengan nikmat kesempurnaan ciptaan ini, kesempurnaan ciptaan yang hanya Allah berikan bagi manusia bukan yang lainnya.

Referensi : miftah daris Sa’adah